Windows Defender merupakan aplikasi bawaan Windows yang berfungsi untuk melindungi serta mencegah segala serangan virus komputer. Windows Defender sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak aplikasi antivirus yang sangat bermanfaat dalam melindungi komputer kamu.
Namun, tak jarang pengguna Windows juga ingin mematikan Windows Defender dengan berbagai alasan. Seperti pada saat kamu ingin menginstall aplikasi, yang terkadang aplikasi antivirus ini melarang proses menginstall. Hal ini terjadi karena Windows Defender menganggap file ataupun proses instalasi tersebut adalah sebuah ancaman. Sehingga secara otomatis melakukan pemblokiran.
Kamu juga mengalami kendala seperti ini saat menginstall aplikasi? Tentunya langkah terbaik adalah dengan menonaktifkan Windows Defender sementara agar bisa melanjutkan install aplikasi. Nah, berikut ini adalah cara mudah untuk kamu yang ingin mematikan Windows Defender baik itu sementara ataupun permanen.
Baca juga:
5 Kekurangan dan Kelebihan Windows Defender Sebagai Aplikasi Antivirus Terbaik
Jika kamu mematikan antivirus hanya untuk melanjutkan penginstallan aplikasi maka kamu bisa mematikannya untuk sementara. Namun, kamu juga bisa mematikannya secara permanen. Berikut langkah-langkahnya:
Cara pertama ini cukup di rekomendasikan buat kamu yang sedang ingin melakukan install aplikasi. Seperti yang telah disebutkan alasan untuk mematikan Windows Defender supaya proses menginstall dapat kembali dilanjutkan. Kemudian, setelah selesai kamu akan dengan mudah untuk menghidupkan kembali.
Berikut cara yang dapat kamu terapkan untuk mematikan Windows Defender untuk sementara:
Cara ini adalah cara teraman untuk kamu yang hanya ingin mematikannya untuk sementara waktu. Selanjutnya jika kamu ingin menghidupkan kembali, kamu bisa melakukan langkah-langkah yang sama dan menghidupkan kembali opsi Real-time protection.
Baca Juga:
14 Fungsi Tombol Windows di Keyboard Yang Wajib Kamu Tahu
Mematikan Windows Defender secara permanen pada dasarnya tidak di rekomendasikan. karena dengan mematikan antivirus permanen maka komputer kamu akan rentan dari serangan virus atau malware. Namun, berbeda lagi buat kamu yang memang mengharuskan untuk mematikannya secara permanen.
Untuk mematikannya sendiri, ada dua cara yang dapat kamu lakukan. Kamu bisa mematikannya melalui Registry Editor atau juga bisa dengan Service. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
Jika kamu ingin menghidupkan kembali, lakukan langkah yang sama kemudian masukkan value data menjadi 2. Kemudian lakukan restart pada komputer kamu.
Maka kamu sudah berhasil mematikan Windows Defender secara permanen. Untuk menghidupkannya kembali, lakukan langkah-langkah yang sama. Kemudian ubah Startup type menjadi Manual kembali.
Nah, itulah 2 cara mematikan Windows Defender dengan mudah baik itu sementara ataupun permanen. Pastikan komputer kamu selalu aman dari serangan virus.
Cukup Sekian dan Semoga Bermanfaat.