Penyebab dan Cara Mengatasi HP Agar Tidak Gampang Panas

Cara Mengatasi HP Agar Tidak Gampang Panas-min
Daftar Isi

Salah satu hal yang sering dialami oleh pengguna smartphone adalah overheating, yakni terjadinya peningkatan suhu pada perangkat smartphone sehingga menjadi panas. Jika terlalu sering terjadi, komponen pada perangkat akan menjadi gampang rusak.

Agar penggunaan smartphone lebih awet, sebaiknya pengguna menghindari terjadinya overheating pada perangkat digunakan sehari-hari. Sebelum mengetahui cara mengatasi HP agar tidak gampang panas, terlebih dahulu kalian harus mengetahui apa penyebabnya.


Penyebab HP Mengalami Overheat

Banyak sekali faktor yang menyebabkan mengapa HP menjadi gampang panas. Salah satunya adalah karena keadaan lingkungan ataupun penggunaan fitur yang kurang optimal. Agar lebih mudah dimengerti, berikut ini akan kami jabarkan beberapa faktor penyebabnya.

1. Kondisi Lingkungan

Salah satu hal yang dapat menyebabkan suhu pada HP meningkat adalah ketika perangkat berada dalam lingkungan yang panas pula. Saat berada pada lingkungan dengan suhu tinggi, hal tersebut cenderung membuat suhu HP ikut meningkat. Akan tetapi, yang paling berbahaya adalah saat HP terpapar panas secara langsung, contohnya seperti terkena sinar matahari.


2. Aplikasi dan Sistem Operasi yang Tidak Update

Dengan terus membuat aplikasi ataupun sistem operasi berada dalam versi lama alias tidak update, berarti itu membuka peluang untuk bug terus berkembang dalam perangkatmu. Semakin banyak bug yang ada dalam sistem atau aplikasi, maka akan berpotensi membuat kinerja HP menjadi lambat dan bahkan dapat mempengaruhi baterai jadi gampang panas.

Jadi, jangan lupa untuk selalu memperbaharui versi sistem operasi perangkatmu, ya.


3. Perangkat Sedang Mencari Sinyal

Ketika sedang mencari sinyal atau jaringan, HP menggunakan daya yang cukup besar sehingga semakin lama proses pencarian maka akan membuat HP menjadi panas. Biasanya hal ini terjadi saat perangkat kesulitan mencari sinyal yang disebabkan karena gangguan pada penyedia jaringan ataupun kamu sedang berada di lokasi yang susah sinyal.


4. Menggunakan Perangkat Saat Sedang Mengisi Daya

Saat HP sedang mengisi daya, suhu juga akan meningkat dikarenakan efek dari arus listrik yang sedang mengalir. Oleh karena itu, lebih baik jika perangkat tidak digunakan karena dapat mengakibatkan kenaikan suhu yang lebih tinggi.


5. Bermain Game dalam Waktu Lama

Saat ini banyak sekali smartphone yang andal digunakan untuk bermain game, salah satunya adalah OPPO Reno. Akan tetapi, bermain game terlalu lama ternyata tidak hanya membuat baterai HP cepat habis, tetapi juga membuat suhunya juga meningkat. Jika terlalu sering dilakukan, perangkat smartphone yang kamu miliki akan semakin rentan untuk mengalami overheat.


Cara Mengatasi HP Agar Tidak Gampang Panas

Tentu saja setelah mengetahui mengapa HP bisa cepat panas dan mengalami overheating, akan kurang rasanya jika kalian tidak mengetahui bagaimana cara untuk mengatasinya. Beberapa cara di bawah ini juga tidak hanya mencegah HP kepanasan tetapi juga dapat membantu kinerja HP menjadi lebih baik. Oleh karena itu, berikut ini akan kami jelaskan bagaimana cara mengatasi HP agar tidak gampang panas.


1. Hindari  Panas Matahari Secara Langsung

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, faktor kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi suhu pada HP khususnya sinar matahari. Maka dari itu, jangan letakkan perangkat di tempat yang langsung terkena pancaran matahari dan minimalkan penggunaan perangkat saat cuaca panas.


2. Jalankan Aplikasi Seperlunya

Kebanyakan orang saat mengganti dari satu aplikasi ke aplikasi lain tidak menutupnya dengan benar melainkan langsung menekan tombol “home” sehingga masih ada aplikasi yang berjalan walau tidak digunakan. Oleh karena itu, saat menjalankan sebuah aplikasi pastikan bahwa tidak ada aplikasi lain yang sedang berjalan di background agar HP tidak bekerja terlalu keras hingga panas.


3. Matikan Fitur yang Tidak Digunakan

Fitur-fitur pada smartphone seperti GPS, Bluetooth, dan WiFi sering dibiarkan oleh pengguna tetap menyala padahal sedang tidak digunakan. Sebaiknya, fitur-fitur tersebut langsung dimatikan setelah selesai digunakan. Jika dibiarkan, fitur seperti Bluetooth akan terus bekerja untuk memindai perangkat lain sehingga dapat menyebabkan suhu perangkat akan cepat meningkat.


4. Jangan Isi Daya Sampai Penuh

Saat mengisi daya HP usahakan untuk tidak mengisinya sampai penuh, cukup sampai daya terisi sekitar 80% dan sebaiknya mulai diisi ketika daya HP tinggal 30%. Hal ini dilakukan dikarenakan dua alasan. Yang pertama adalah agar durasi pengisian tidak terlalu lama sehingga mencegah kita menggunakan HP saat sedang mengisi daya. Yang kedua adalah saat mengisi sampai 100% ternyata akan mengurangi kinerja baterai.


5. Menggunakan Aplikasi ‘Pendingin’ atau Kipas Tambahan

Saat sedang bermain game ataupun streaming video menggunakan HP dalam jangka waktu cukup lama, suhu HP akan gampang meningkat. Salah satu cara untuk mengurangi dampak dari hal tersebut adalah dengan memasang aplikasi pendingin yang memiliki fungsi untuk menyesuaikan suhu tersebut. Walaupun begitu, terkadang optimalisasi yang dilakukan oleh aplikasi tersebut juga tidak terlalu berdampak banyak.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memasang kipas HP portabel saat sedang bermain game. Kipas ini memiliki fungsi yang mirip dengan cooler fan pada laptop ataupun PC. Dengan menggunakan alat ini, suhu HP akan lebih terjaga saat bermain game dan mengurangi risiko terjadinya overheating.


Akhir Kata …

Demikianlah beberapa cara yang bisa kami sampaikan untuk mengatasi HP supaya tidak cepat panas dan mengalami overheating. Agar usia penggunaan perangkat HP lebih lama, sangat disarankan untuk sebisa mungkin para pengguna menghindari terjadinya overheat. Oleh karena itu, semoga artikel ini dapat membantu kalian semua.

Cukup Sekian dan Semoga Bermanfaat.

2 Tanggapan

  1. Khusus poin ke4, saya kira min isi daya di 50%, tapi ternyata 30% ya. Dan baru tau juga kalau isi sampai 100% malah bikin baterai sedikit lemah ya.

    1. iya kak, 30% itu batas amannya. Sebenarnya di kisaran 25% kak. Kalau masih 50% diusahakan jangan dulu mengisi daya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.